Ads 720 x 90

Tidak Semua Pasangan Sanggup Melewati 5 Fase Perjalanan Cinta dalam Rumah Tangga ini Karena...

Loading...
Loading...
Menikah adalah impian setiap orang. Melalui pernikahan, kita sudah sah secara agama maupun hukum untuk hidup satu atap bersama orang yang kita cinta. Lalu kamu akan mulai membangun rumah tangga dari nol.

Bagi yang belum pernah mengalaminya, menjalankan rumah tangga tampaknya mudah, penuh dengan keromantisan dan pasti menyenangkan sekali. Jika kamu beranggapan demikian, kamu tidak sepenuhnya salah tapi tidak sepenuhnya juga benar.


Membangun rumah tangga itu bagaikan melakukan perjalanan, ada kalanya bisa berlari dan ada kalanya harus berhenti dulu karena lelah, lalu kemudian berlari lagi sampai ke tempat tujuan. Untuk lebih jelasnya lagi, simak penjelasan berikut ini tentang fase perjalanan cinta dalam rumah tangga. Tidak semua orang bisa melaluinya.

1. Fase Bulan Madu

Fase bulan madu adalah awal-awal pernikahan dimana di fase ini semuanya tampak begitu indah dan romantis. Karena setiap hari kamu bisa melihat wajah orang yang kamu cintai, ngobrol dengannya dan tidur bersamanya. Bagaimana tidak indah yah, awal pernikahan adalah momen paling membahagiakan dalam hidupmu.

2. Fase Konflik

Berumah tangga itu tak akan selamanya indah seperti awal-awal pernikahan. Akan ada masanya dimana kamu dan pasangan mulai mengenal konflik internal. Konflik tersebut bisa dipicu karena perbedaan latar belakang, budaya, pendapat dan sebagainya.

Kamu sendiri akan kaget dan tidak menyangka bakalan terjadi konflik seperti ini. Disitu kamu menyadari bahwa rumah tangga itu tak akan selamanya indah. Ada masa-masa dimana berumah tangga itu membuatmu lelah dan letih.

3. Fase Awareness

Ini adalah fase dimana kamu menyadari kembali bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna, termasuk pasangan hidupmu. Dulu kamu menganggapnya begitu sempurna, tapi setelah berumah tangga, kamu mulai menyadari banyak kekurangannya.

Tapi di sisi lain kamu mulai menyadari bahwa manusia itu tidak ada yang sempurna. Lalu kamu mulai belajar kembali untuk membangun rumah tangga yang harmonis. Tidak semua orang bisa mencapai fase ini, kebanyakan gagal di fase konflik.

4. Fase Transformasi

Setelah melalui fase konflik hingga awareness, kamu akan kembali memulai komitmen untuk menjalankan hasil kesadaran bersama-sama dalam kehidupan sehari-hari.

Di sini kamu mulai membangun kembali ikatan cinta yang kuat seperti pas awal-awal nikah. Komitmen terhadap perpedaan pendapat, latar belakang dan cara penyelesaian masalah.

5. Fase Cinta Sejati

Setelah melalui semua fase yang ada, barulah kamu akan menemukan fase cinta sejati. Di sini kamu akan menganggap pasanganmu sebagai belahan jiwa yang sulit dipisahkan. Tak pedulit seberapa hebatnya rintangan yang menghadang, kamu selalu setia dan bisa hidup bahagia bersamanya sampai hanya ajal yang memisahkan.
Loading...

Related Posts

Subscribe Our Newsletter